Sunnah Kifayah Qurban Untuk Satu Keluarga

Sunnah Kifayah Qurban Untuk Satu Keluarga

Sunnah Kifayah Qurban Untuk Satu Keluarga. Apa maksudnya?

Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Abdul Mu’min – semoga Allah merahmati beliau – berkata, “Qurban itu adalah sunnah kifayah. Maksudnya, jika satu anggota keluarga sudah melakukannya, maka semuanya telah memenuhi yang sunnah. Seandainya tidak ada yang berqurban dalam satu keluarga, hal itu dimakruhkan. Namun tentu saja yang dikenakan di sini adalah orang yang merdeka dan berkemampuan.” (Kifayah Al-Akhyar fi Halli Ghayah Al-Ikhtishar, hlm. 579)

BACA JUGA : Cara dan ketentuan menyembelih Qurban

Bahkan satu keluarga pun bisa berserikat dalam pahala. Dalil bahwa satu qurban bisa berserikat pahala untuk satu keluarga yaitu hadits dari ‘Atha’ bin Yasar, ia berkata,

سَأَلْتُ أَبَا أَيُّوبَ الأَنْصَارِيَّ كَيْفَ كَانَتْ الضَّحَايَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ؟ فَقَالَ : كَانَ الرَّجُلُ يُضَحِّي بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ ، فَيَأْكُلُونَ وَيُطْعِمُونَ

“Aku pernah bertanya pada Ayyub Al-Anshari, bagaimana qurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, “Seseorang biasa berqurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan qurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi no. 1505 dan Ibnu Majah no. 3147. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Namun ada kajian penting yang perlu dibaca di sini: Syarat Satu Bagian Qurban Bisa untuk Satu Keluarga

Bagi keluarga yang mampu berqurbanlah baik denga seekor kambing atau 1/7 sapi atau bisa jadi lebih dari itu, moga Allah berkahi rezekinya sekeluarga.

itulah tadi sedikit penjelasan mengenai Sunnah Kifayah Qurban Untuk Satu Keluarga. Semoga Allah beri kepahaman, moga jadi ilmu yang bermanfaat.

 

872 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini